Langsung ke konten utama

Mahalnya Biaya Kuliah

Takut dan bangga, itulah perasaan sebagian orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya di bangku perkuliahan. Takut karena mereka merasa bahwa biaya kuliah sangat tinggi dan merasa bangga karena anaknya dapat merasakan pendidikan tinggi. Bagaimanakah seharusnya menanggapi hal ini?
Secara umum biaya perkuliahan dapat ditotal lewat biaya pendidikan itu sendiri serta biaya hidup jika harus hidup di kos. Besaran biaya rata-rata untuk tahun ajaran 2011-2012 sendiri adalah sebagai berikut *NB: rata-rata biaya pendidikan diambil sampel di wilayah DIY*
  • biaya masuk perkuliahan biasanya akan dikenakan uang gedung, uang SPP variabel (SKS) serta uang semester yang rutin dibayarkan. Jika mahasiswa dikenakan biaya normal (tanpa beasiswa dan keringanan) maka rata-rata akan menghabiskan hingga 10 juta rupiah untuk uang gedung, 2 juta untuk biaya tiap pokok tiap semester dan 200 ribu untuk setiap SKS
  • biaya hidup dapat di total dari biaya kos, keperluan pokok (sandang dan pangan) serta biaya transportasi dan biaya lain-lain. Jika normal maka mahasiswa dikenakan rata-rata 200 ribu hingga 500 ribu untuk uang kos tiap bulan, 5 ribu - 15 ribu rupiah untuk sekali makan kenyang tiap harinya serta keperluan lain-lain yang bisa mencapai 100 ribu per bulan
ilustrasi
Biaya tersebut di atas tentu saja bukan perkara mudah dibayar, dalam arti bahwa biaya yang dibutuhkan adalah tergolong mahal. Maka jika dikira-kira tiap semesternya seorang mahasiswa akan menghabiskan sekitar 7 juta rupiah untuk biaya kuliah dan 3,5 juta untuk biaya hidupnya. Untuk mereka para orang tua yang berpendapatan minim hingga "pas-pas-an" tentu saja akan menjadi beban tersendiri.
Guna menyikapi hal ini maka berangkat dari pribadi dan keluarga harus pandai-pandai mengatur keuangan, malah jika memungkinkan mendapatkan tambahan penghasilan lewat berbagai macam usaha dan pekerjaan yang dapat turut menopang biaya hidup. Beberapa alternatif yang dapat dijadikan sebagai pendapatan bagi mahasiswa adalah:
  • bekerja secara part time tanpa mengesampingkan kuliahnya
  • mengasah kreativitas dan berinovasi untuk mempopulerkan karya pribadi sehingga nantinya dapat dijadikan sebagai usaha
  • mempertajam hobi guna mendapatkan keuntungan. Pada dasarnya hobi adalah kegemaran dan dapat menghibur diri sehingga jika hobi dapat dijadikan sebagai penghasilan maka akan sangat baik sekali
  • bekerja sebagai asisten dosen, walaupun seringkali upah yang diberikan sedikit namun bisa menjadi tambahan uang saku
Selain beberapa tips ringan di atas dari diri sendiri harus pandai berhemat dan mengatur keuangan. Jika bisa menyisihkan uang untuk ditabung atau untuk keperluan usaha maka akan sangat baik karena uang tidak ditukar dengan barang yang habis dikonsumsi melainkan berubah menjadi modal usaha ataupun sirkulasi usaha. Semoga ke depannya biaya pendidikan kita tidak semakin membengkak dan akan berpihak kepada orang yang tidak mampu dengan tidak mengurangi kualitas pendidikan secara umum.

Komentar

Posting Komentar

BAGAIMANA TANGGAPAN ANDA?

Postingan populer dari blog ini

Istilah Njawani; Filosofi Pedoman Perilaku

Filosofi Njawani dan Falsafah Jawa  - Diartikan sebagai orang Jawa yang hidup dengan nilai-nilai dan ajaran-ajaran leluhurnya. Banyak sekali orang yang berasal dari suku Jawa masih memakai tuntunan tersebut untuk bagaimana mereka berinteraksi dengan orang lain yang sesama suku ataupun berbeda budaya. Pedoman hidup untuk berperilaku, berpikir serta bagaimana cara untuk mencapai tujuan masyarakat Jawa pada umumnya diarahkan untuk tidak melukai sesama bahkan mengajak mereka untuk selaras.

High Context Dan Low Context

Secara umum, masyarakat di Indonesia sangat erat hubungannya dengan high context yang sebenarnya dapat kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Khususnya masyarakat Jawa yang dipengaruhi oleh budaya sopan santun dalam berbicara dan berusaha menjaga sikap dalam bergaul menjadi aspek penting dalam terciptanya high context.

Kata Mutiara (Quotes) Terbaik Dalam Film Terkenal

Kata mutiara dalam sebuah film acapkali sengaja disematkan sebagai sarana penyampaian seni dan nilai-nilai kemanusiaannya. Bahwa menjadi penting ketika sebuah film mempunyai sebuah tuntunan hidup bagi para penontonnya. Tidak hanya sebagai hiburan saja, ratusan film yang telah kita tonton melalui dialog dan adegannya seringkali membekas serta berkesan di benak kita. Berikut beberapa kata mutiara (quotes) dari sejumlah film Barat ternama yang pernah hadir menghiasi pikiran penggemar: "Mereka mungkin mengambil hidup kita, tapi mereka tidak akan pernah mengambil kebebasan kita!" - Braveheart, 1995 "Nama saya adalah Maximus Decimus Meridius, komandan Pasukan Utara, Jenderal Legiun Felix, pelayan setia kaisar sejati, Marcus Aurelius. Ayah untuk anak laki-laki yang terbunuh, suami untuk istri yang terbunuh. Dan aku akan membalas dendamku, dalam kehidupan ini atau kehiduapn berikutnya" - Gladiator, 2000 "Aku tidak ingin bertahan, aku ingin hidup." - 12 Y...