Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ilmu Politik dan Komunikasi

Salah Prediksi! Penulis Ini Makan Buku Karangannya Sendiri

screenshot Saat bangun pagi hari, Matthew Goodwin mungkin tidak akan mengira bahwa sore hari-nya ia harus tampil di TV dan menyantap buku karangannya sendiri. Seorang pakar politik asal Inggris ini telah menepati janjinya. Sebelumnya dengan yakin ia memprediksi bahwa Partai Buruh tidak akan mendapatkan suara lebih dari 38%. Orang yang juga dikenal ahli masalah Hubungan Internasional asal University of Kent ini dengan mantab mengemukakan gagasannya dan dengan senang hati akan memakan buku terbarunya yang berjudul Brexit. Siapa sangka, Partai Buruh yang berada di bawah naungan Jeremi Corbyn tersebut ternyata mendapatkan 40,3% suara. Dengan hasil tersebut sontak banyak orang menagih janji dari seorang Matthew Goodwin. Akhirnya ia pun menepati janjinya dengan memakan beberapa carik lembar bukunya secara langsung di Sky News. "Baiklah. Kamu menang. Saya akan makan buku saya di Sky News jam 4.30 sore." katanya. Ok. You win. I will be eating my book on Sky News at 4.30pm....

Kecantikan Sebagai Alat Kampanye

Em Ford dok instagram Ada yang beranggapan bahwa kecantikan adalah sebuah pancaran diri dari seorang perempuan. Konon kecantikan mempunyai kekuatan tersendiri sebagai magnet pemikat kaum adam. Menanggapi hal ini, seorang blogger bernama Em Ford pada 2015 silam berusaha mengulas dan meng-kampanyekan, bagaimana bentuk kencantikan yang sebenarnya. Dengan tegas ia menyampaikan bahwa paras cantik yang kita pahami sekarang ini adalah bagian dari konstruksi industri dan media yang secara terus menerus dijejalkan melalui iklan dan produk.

Fenomena Dangdut Tanah Air

Dangdut adalah fenomena - bagi saya definisi tersebut menjelaskan banyak hal bagaimana dangdut dikatakan sebagai sebuah musik dan hasil budaya. Kenyataan bahwa dangdut dikenal sebagai penggerak massa seakan memaksanya untuk dekat dengan kalangan masyarakat berikut aspek sosialnya. Berangkat dari sini, stigma dangdut sebagai musik kalangan bawah sudah terlanjur terbentuk walaupun beberapa penggiat dangdut berusaha untuk menepis bahkan meyakinkan bahwa asumsi tersebut tidak benar. Di luar itu ada sesuatu yang cukup menarik, seiring berjalannya waktu dangdut mampu menjelma menjadi sebuah ideologi bahkan tanda nyata di tengah gejala sosial.

Komunikasi Konvergen ala WILBUR SCHRAMM

Dia membuat serangkaian model komunikasi dimulai dari model komunikasi manusia yang sederhana sampai model yang rumit yang memperhitungkan pengalaman dua individu yang mencoba berkomunikasi hingga ke model komunikasi yang dianggap interaksi dua individu.

Interpersonal Communication

Analisis Transaksional Sebagai Teori Analisis transaksional merupakan suatu teori tentang kepribadian dan suatu psikoterapi yang sistematis untuk perkembangan maupun perubahan pribadi. Pada dasarnya teori ini adalah tentang kepribadian dimana menggambarkan struktur manusia secara psykologis yang terdiri dari 3 bagian yaitu:

Critical Discourse Analysis

CDA merupakan jenis discourse analytical research yang terutama mempelajari social power abuse, dominasi, dan ketidaksetaraan yang terbentuk, diproduksi, dan ditentang oleh teks dan pembicaraan dalam konteks sosial dan politik . Prinsip-prinsip CDA sudah ditemukan dalam critical theory dari Frankfurt School sebelum Perang Dunia II. Aliran ini fokus pada bahasa dan discourse yang diinisiasikan dengan ‘critical linguistics’ yang muncul (terutama di Inggris dan Australia) pada akhir tahun 1970-an. CDA meliputi seperti pragmatics, conversation analysis, narative analysis, rhetorics, sociolinguistics, ethnography, dan media analysis.

Feminisme John Storey

FEMINISME Kali ini feminisme menurut John Storey dibagi menjadi 4 jenis yaitu feminisme radikal, feminisme Marxist, feminisme liberal dan dual systems theory. 1. Radical Feminists Dijelaskan sebagai feminisme radikal akibat tekanan dan dominasi dari suatu system patriarki dimana posisi perempuan lebih rendah daripada laki-laki.

Golput di Indonesia

Himbauan pemerintah Indonesia agar warga Negara Indonesia tidak golput kian merebak, baik melalui media massa ataupun pamflet-pamflet yang beredar di masyarakat. Seiring dengan itu juga muncul beberapa spekulasi dari berbagai kalangan masyarakat di Indonesia yang pada intinya setuju dan tidaknya dengan golput ini.

Pers Indonesia

Pers indonesia dimata ilmu politik dan ilmu komunikasi? Berbicara tentang pers Indonesia tentu saja akan membahas sisi luar pers Indonesia yang mempengaruhi hukum pers kita serta sistem pers kita hingga saat ini. Mengapa demikian? Tentunnya berbicara tentang pers kita dapat dibilang berkembang lebih lambat daripada Negara-negara di Eropa, Amerika Serikat dan bahkan Jepang. Negara-negara tadi inilah yang sebenarnya dari sisi histories sangat mempengaruhi sitem pers Indonesia selain sistem hukum dan kebijakan pers dalam negri yang ditetapkan oleh pemerintah.