Langsung ke konten utama

Interpersonal Communication

Analisis Transaksional Sebagai Teori
Analisis transaksional merupakan suatu teori tentang kepribadian dan suatu psikoterapi yang sistematis untuk perkembangan maupun perubahan pribadi. Pada dasarnya teori ini adalah tentang kepribadian dimana menggambarkan struktur manusia secara psykologis yang terdiri dari 3 bagian yaitu:


a.Ego-state: menggambarkan bagaimana manusia berfungsi dan menunjukkan kelakuannya.
b.Merupakan sebuah teori tentang komunikasi
c.Menawarkan tentang suatu teori tentang perkembangan anak.

Fungsi Analisis Transaksional
Dimana merupakan sebuah teori tentang psikopatologi yang dalam penggunaan praktisnya sudah diterapkan pada segala macam penyakit jiwa., digunakan sebagai terapi, memperoleh kejernihan komunikasi guna menghindari konfrontasi terutama untuk konseling (bidang pendidikan), analisis organisasi dan training (bidang menejemen), berbagai pelayanan sosial dan agama (bidang sosial).

BEBERAPA PENGERTIAN DASAR ANALISIS TRANSAKSIONAL

 Model Ego-State atau Model PAC
1) Adult Ego-State:
2) Parent Ego-State:
3) Child Ego-State:
 Transaksi, Perhatian, Penggunaan Waktu
 Skrip Hidup
 Discount, Redefensi, Simbiose
 Racket, Stamp, Game
 Dengan Analisis Transaksional Menuju Otonomi

DASAR FALSAFI ANALISIS TRANSAKSIONAL
Didasarkan atas beberapa premis falsafi atau dalil filsafat tentang manusia, kehidupan dan objek perubahan dimana mempunyai 3 dalil:
a) Manusia Adalah OK
b) Setiap Orang Mampu Berpikir
c) Penentuan Diri
d) Metode Kontrak
e) Komunikasi Terbuka
f) Penerapan Dasar Filsafat Analisis Transaksional di Indonesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Istilah Njawani; Filosofi Pedoman Perilaku

Filosofi Njawani dan Falsafah Jawa  - Diartikan sebagai orang Jawa yang hidup dengan nilai-nilai dan ajaran-ajaran leluhurnya. Banyak sekali orang yang berasal dari suku Jawa masih memakai tuntunan tersebut untuk bagaimana mereka berinteraksi dengan orang lain yang sesama suku ataupun berbeda budaya. Pedoman hidup untuk berperilaku, berpikir serta bagaimana cara untuk mencapai tujuan masyarakat Jawa pada umumnya diarahkan untuk tidak melukai sesama bahkan mengajak mereka untuk selaras.

7 Tokoh Terhebat Dalam Naruto Series

Dalam sebuah alur film, novel hingga komik (tak terkecuali Naruto) pastilah menyajikan unsur karakter sebagai tokoh dan watak untuk membawa maksud dari serangkaian jalan ceritanya. Pada dasarnya tokoh dan watak tersebut sengaja diciptakan menurut konsep dan garis takdir si penciptanya, namun dalam perkembangannya penggemar dapat dengan bebas menafsirkan siapa-siapa saja yang menurut mereka akan dikategorikan secara subjektif (di luar kehendak pengarang/plot). Tulisan ini (dengan segala keterbatasan) berusaha memaparkan sejumlah tokoh terhebat dalam Naruto series. Lho kenapa judulnya bukan 7 tokoh terkuat dalam komik Naruto? Karena dalam pemahaman saya mengenai seri Naruto ini, si pengarang dan penulis cerita berusaha untuk menunjukkan kehebatan sejumlah karakternya melalui watak, kekuatan dan kemasannya. Unsur kemasan watak dan karakter ini lah yang bagi saya menjadi daya tarik dan kekuatan utama dalam sebuah komik manapun. Langsung saja simak list berikut ini:

Kata Mutiara (Quotes) Terbaik Dalam Film Terkenal

Kata mutiara dalam sebuah film acapkali sengaja disematkan sebagai sarana penyampaian seni dan nilai-nilai kemanusiaannya. Bahwa menjadi penting ketika sebuah film mempunyai sebuah tuntunan hidup bagi para penontonnya. Tidak hanya sebagai hiburan saja, ratusan film yang telah kita tonton melalui dialog dan adegannya seringkali membekas serta berkesan di benak kita. Berikut beberapa kata mutiara (quotes) dari sejumlah film Barat ternama yang pernah hadir menghiasi pikiran penggemar: "Mereka mungkin mengambil hidup kita, tapi mereka tidak akan pernah mengambil kebebasan kita!" - Braveheart, 1995 "Nama saya adalah Maximus Decimus Meridius, komandan Pasukan Utara, Jenderal Legiun Felix, pelayan setia kaisar sejati, Marcus Aurelius. Ayah untuk anak laki-laki yang terbunuh, suami untuk istri yang terbunuh. Dan aku akan membalas dendamku, dalam kehidupan ini atau kehiduapn berikutnya" - Gladiator, 2000 "Aku tidak ingin bertahan, aku ingin hidup." - 12 Y...