Langsung ke konten utama

Bahaya Minum Teh Panas

Tidak selamanya minum teh itu menyehatkan, buktinya jika diminum dalam keadaan yang tidak wajar malah akan memperburuk kesehatan. Biasanya teh akan diminum dalam keadaan dingin ataupun hangat. Baru-baru ini penelitian membuktikan bahwa meminum teh dalam keadaan masih panas dapat menyebabkan kanker tenggorokan.
Hasil riset ini dikemukakan oleh peneliti Iran dimana meminum teh dalam suhu lebih dari 70 derajat celcius malah akan meningkatkan resiko kanker tenggorokan. Penelitian ini juga memaparkan bahwa resiko terkena kanker tenggorokan 8x lebih besar daripada meminumnya dengan keadaan hangat dengan suhu dibawah 65 derajat celcius.
Menurut yang diberitakan, tim riset yang beranggotakan Reza Malekzadeh dari Tehran University mengkaji sebanyak 300 orang 29 orang yang mengidap kanker tenggorokan dan sisanya dalam keadaan sehat. Kebetulan beberapa orang yang diteliti tersebut berasal dari daerah yang sama yaitu wilayah provinsi Golestan, di Iran Utara. Sebagai info bahwa daerah ini dikenal sebagai daerah dengan pengidap kanker tenggorokan tertinggi di dunia dimana kebiasaan merokok dan minum alkohol di daerah tersebut dinilai sangat rendah.
Salah satu variabel yang diikutkan adalah dimana hampir semua penduduknya meminum teh hitam secara rutin, sebanyak satu liter setiap harinya dan hasil penelitiannya cukup mencengangkan. Dikutip dari reuters, Beberapa dari mereka yang meminum teh kurang dari dua menit setelah dituangkan, beresiko memicu berkembangnya kanker lebih cepat jika dibandingkan dengan mereka yang menunggu empat menit atau lebih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Istilah Njawani; Filosofi Pedoman Perilaku

Filosofi Njawani dan Falsafah Jawa  - Diartikan sebagai orang Jawa yang hidup dengan nilai-nilai dan ajaran-ajaran leluhurnya. Banyak sekali orang yang berasal dari suku Jawa masih memakai tuntunan tersebut untuk bagaimana mereka berinteraksi dengan orang lain yang sesama suku ataupun berbeda budaya. Pedoman hidup untuk berperilaku, berpikir serta bagaimana cara untuk mencapai tujuan masyarakat Jawa pada umumnya diarahkan untuk tidak melukai sesama bahkan mengajak mereka untuk selaras.

7 Tokoh Terhebat Dalam Naruto Series

Dalam sebuah alur film, novel hingga komik (tak terkecuali Naruto) pastilah menyajikan unsur karakter sebagai tokoh dan watak untuk membawa maksud dari serangkaian jalan ceritanya. Pada dasarnya tokoh dan watak tersebut sengaja diciptakan menurut konsep dan garis takdir si penciptanya, namun dalam perkembangannya penggemar dapat dengan bebas menafsirkan siapa-siapa saja yang menurut mereka akan dikategorikan secara subjektif (di luar kehendak pengarang/plot). Tulisan ini (dengan segala keterbatasan) berusaha memaparkan sejumlah tokoh terhebat dalam Naruto series. Lho kenapa judulnya bukan 7 tokoh terkuat dalam komik Naruto? Karena dalam pemahaman saya mengenai seri Naruto ini, si pengarang dan penulis cerita berusaha untuk menunjukkan kehebatan sejumlah karakternya melalui watak, kekuatan dan kemasannya. Unsur kemasan watak dan karakter ini lah yang bagi saya menjadi daya tarik dan kekuatan utama dalam sebuah komik manapun. Langsung saja simak list berikut ini:

Kata Mutiara (Quotes) Terbaik Dalam Film Terkenal

Kata mutiara dalam sebuah film acapkali sengaja disematkan sebagai sarana penyampaian seni dan nilai-nilai kemanusiaannya. Bahwa menjadi penting ketika sebuah film mempunyai sebuah tuntunan hidup bagi para penontonnya. Tidak hanya sebagai hiburan saja, ratusan film yang telah kita tonton melalui dialog dan adegannya seringkali membekas serta berkesan di benak kita. Berikut beberapa kata mutiara (quotes) dari sejumlah film Barat ternama yang pernah hadir menghiasi pikiran penggemar: "Mereka mungkin mengambil hidup kita, tapi mereka tidak akan pernah mengambil kebebasan kita!" - Braveheart, 1995 "Nama saya adalah Maximus Decimus Meridius, komandan Pasukan Utara, Jenderal Legiun Felix, pelayan setia kaisar sejati, Marcus Aurelius. Ayah untuk anak laki-laki yang terbunuh, suami untuk istri yang terbunuh. Dan aku akan membalas dendamku, dalam kehidupan ini atau kehiduapn berikutnya" - Gladiator, 2000 "Aku tidak ingin bertahan, aku ingin hidup." - 12 Y...