Langsung ke konten utama

Kenapa Pipi KIta Memerah Saat Tersipu?

Jika mencermati beberapa orang yang sedang malu atau tersipu biasanya bagian pipi akan memerah. Hal ini tentu dapat dijelaskan secara ilmiah dan jika dipelajari proses memerahnya pipi tersebut bukan secara tiba-tiba terjadi begitu saja. Ternyata pada saat seseorang tersipu dan malu ada suatu hormon yang bekerja sehingga menyebabkan warna merah pada pipi.
Ilustrasi
Dijelaskan sebagai adrenalin dimana merupakan hormon yang berhubungan dan mengendalikan emosi dan rasa takut. Pada dasarnya hormon ini bekerja secara alami dan cepat sehingga menimbulkan efek pada tubuh saat seseorang merespon suatu hal. Prosesnya adalah Saat adrenalin meningkat, maka napas dan detak jantung juga akan meningkat. Hal ini dapat memperlambat proses pencernaan sehingga energi dialihkan ke otot. Dengan hal ini maka pembuluh darah yang berada di bagian wajah juga akan melebar atau sering disebut sebagai vasodilation sehingga darah akan mengalir lebih banyak melalui wajah daripada dalam kondisi normal.
Yang menjadi unik adalah peristiwa rona pipi ini atau memerahnya pipi tidak bisa dikendalikan oleh otak dan sistem saraf kita. Rasa malu akan timbul secara alami dan memicu pergerakan hormon sehingga bagi sebagian orang yang berusaha menutupi rasa malu akan dirasa percuma saja. Sistem otak akan bekerja dengan sangat cepat sehingga tidak memungkinkan untuk menyembunyikan rasa malu sebelum kita menyadari bahwa diri kita sedang berada dalam masa malu.
Guna menjelaskan fenomena ini beberapa fungsi meronanya pipi akibat rasa malu masih belum terpecahkan. Walaupun begitu tanda memerahnya pipi bisa dianggap sebagai kenyataan terhadap perasaan seseorang dalam waktu tertentu dan keadaan tertentu yang kemudian menjadi sebuah sinyal untuk keberadaan dirinya bagi orang lain.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Istilah Njawani; Filosofi Pedoman Perilaku

Filosofi Njawani dan Falsafah Jawa  - Diartikan sebagai orang Jawa yang hidup dengan nilai-nilai dan ajaran-ajaran leluhurnya. Banyak sekali orang yang berasal dari suku Jawa masih memakai tuntunan tersebut untuk bagaimana mereka berinteraksi dengan orang lain yang sesama suku ataupun berbeda budaya. Pedoman hidup untuk berperilaku, berpikir serta bagaimana cara untuk mencapai tujuan masyarakat Jawa pada umumnya diarahkan untuk tidak melukai sesama bahkan mengajak mereka untuk selaras.

7 Tokoh Terhebat Dalam Naruto Series

Dalam sebuah alur film, novel hingga komik (tak terkecuali Naruto) pastilah menyajikan unsur karakter sebagai tokoh dan watak untuk membawa maksud dari serangkaian jalan ceritanya. Pada dasarnya tokoh dan watak tersebut sengaja diciptakan menurut konsep dan garis takdir si penciptanya, namun dalam perkembangannya penggemar dapat dengan bebas menafsirkan siapa-siapa saja yang menurut mereka akan dikategorikan secara subjektif (di luar kehendak pengarang/plot). Tulisan ini (dengan segala keterbatasan) berusaha memaparkan sejumlah tokoh terhebat dalam Naruto series. Lho kenapa judulnya bukan 7 tokoh terkuat dalam komik Naruto? Karena dalam pemahaman saya mengenai seri Naruto ini, si pengarang dan penulis cerita berusaha untuk menunjukkan kehebatan sejumlah karakternya melalui watak, kekuatan dan kemasannya. Unsur kemasan watak dan karakter ini lah yang bagi saya menjadi daya tarik dan kekuatan utama dalam sebuah komik manapun. Langsung saja simak list berikut ini:

High Context Dan Low Context

Secara umum, masyarakat di Indonesia sangat erat hubungannya dengan high context yang sebenarnya dapat kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Khususnya masyarakat Jawa yang dipengaruhi oleh budaya sopan santun dalam berbicara dan berusaha menjaga sikap dalam bergaul menjadi aspek penting dalam terciptanya high context.