Langsung ke konten utama

Postingan

Takut Untuk Terlihat Miskin Di Sosial Media

"Apa yang anda lihat belum tentu apa yang anda lihat, realitas mereka adalah milik mereka sedangkan kebenaran adalah milik bersama". Kebutuhan dan keinginan dalam hidup manusia semakin hari kian bertambah kompleks. Kebutuhan dasar akan sandang, pangan dan papan sekarang ini dihadapkan pada visualisasi imitatif yang sebenarnya umum disebut sebagai keinginan. Ternyata tidak hanya sesederhana itu; latar belakang pendidikan, gaya hidup, norma bahkan keinginan dalam ranah diluar pribadi menjadi faktor yang mempengaruhi mengapa manusia mempunyai kecenderungan untuk enggan dan menghindari hidup dalam keadaan miskin.

Lionel Messi; Ratapan Jomblo Dan Silogisme Dalam Eskpresi Kegagalan

Lionel Messi adalah pemain sepakbola, dia terlihat kecewa bahkan menangis berderai air mata saat gagal mengeksekusi tendangan penalty vs Chile pada Copa America 2016. Seperti biasa, urusan pribadi Messi yang menangis layaknya kodrat manusia pada umumnya menjadi berita luar biasa karena media. Tak hanya sampai di situ, publik terpaksa mengkonsusmsi celoteh manusia-manusia lainnya yang menganggap tangisan pesebakbola terbaik dunia itu adalah sikap cengeng yang di dramatisir.

Adele; Salah Satu Penyelamat Selera Telinga

Semua orang menyukai musik; mendengarkan musik, mungkin menonton konsernya atau bahkan menggilai seniman musik idaman dengan membeli semua albumnya. Aku termasuk orang yang cukup sederhana, dengan berbekal Youtube dan channel musik lainnya di dunia maya maka bisa menikmati sajian musik semua genre yang ada di bumi ini. Tapi aku juga termasuk penikmat musik yang simpel, klik play, jika suka maka dinamika keseharianku juga akan ikut "play".

Galau Sebagai Perilaku Latah

Hampir sebagian besar anak muda jaman sekarang tahu dan sangat dekat dengan istilah galau. Kata ini sebenarnya sudah ada sejak dahulu dan dinyatakan baku di Kamus Besar Bahasa Indonesia. Mungkin kata lainnya yang memiliki keadaan yang sama dengan galau adalah risau, bagi saya kata tersebut menjelaskan tentang kondisi psikologis seseorang yang "complicated" dimana cenderung merasakan kebingungan, resah dan tak menentu.

Ketika Cinta Berada Dalam Pilihan Sulit

Cinta tidak selamanya berada dalam keadaan hangat dan penuh pilihan, kadang sesuatu menjadi absurd dan tiada kejelasan karena hati memang bukan matematika yang bisa diramal masa depannya. Pahit manis sudah menjadi tanggungan kehidupan yang sebenarnya bisa diperjuangkan bersama teman dan dengan keteguhan jiwa.

Menampik Image “Ndeso” Sebagai Kalangan Miskin

Tren kata “ndeso” yang hampir mewabah di berbagai lingkungan sosial saat ini rupanya tidak sesuai dengan apa yang kita lihat di lingkungan pedesaan sendiri. Mereka orang-orang yag tinggal di wilayah desa sering dianologikan masyarakat gagap teknologi, miskin serta tidak gaul. Namun ternyata saat benar-benar mengalami bagaimana kehidupan masyarakat desa maka akan menemukan berbagai kekayaan yang langka untuk ditemukan di kota.

Mengajarkan Blogging dan Create Note Pada Anak

Perkembangan pribadi anak sekarang ini sudah dipengaruhi oleh dunia maya, mulai dari Facebook, Twitter hingga BBM. Fenomenanya adalah anak umur 10 tahun sekarang ini sudah mampu mengenggam sebuah smart phone walau dengan tujuan yang tidak jelas. Guna menghindari kemubaziran teknologi tersebut maka salah satu solusi yang baik untuk mengasah kemampuan anak adalah dengan merambah blog.