Langsung ke konten utama

Salah Prediksi! Penulis Ini Makan Buku Karangannya Sendiri

screenshot

Saat bangun pagi hari, Matthew Goodwin mungkin tidak akan mengira bahwa sore hari-nya ia harus tampil di TV dan menyantap buku karangannya sendiri. Seorang pakar politik asal Inggris ini telah menepati janjinya. Sebelumnya dengan yakin ia memprediksi bahwa Partai Buruh tidak akan mendapatkan suara lebih dari 38%. Orang yang juga dikenal ahli masalah Hubungan Internasional asal University of Kent ini dengan mantab mengemukakan gagasannya dan dengan senang hati akan memakan buku terbarunya yang berjudul Brexit.

Siapa sangka, Partai Buruh yang berada di bawah naungan Jeremi Corbyn tersebut ternyata mendapatkan 40,3% suara. Dengan hasil tersebut sontak banyak orang menagih janji dari seorang Matthew Goodwin. Akhirnya ia pun menepati janjinya dengan memakan beberapa carik lembar bukunya secara langsung di Sky News. "Baiklah. Kamu menang. Saya akan makan buku saya di Sky News jam 4.30 sore." katanya.


Inilah tampilan buku berjudul "Brexit, Why Britain Voted To Leave The European Union". Sebuah akun twitter menulis ucapan selamat 'makan buku' kepada Matthew "Kelihatannya enak. Selamat menikmati 😂".

Barangkali hal ini sebagai pembelajaran bagi para politikus agar tetap menepati janjinya.


Sebuah akun youtube mengunggah saat-saat Matthew Goodwin dengan berani memakan bukunya sendiri secara live di sebuah stasiun televisi Inggris. Terlihat dia menyobek beberapa lembar buku kemudian memulai memasukkan ke mulutnya sembari mengacungkan jempol. Tampaknya buku itu terasa sangat lezat.



sumber: portal standard Inggris

Komentar

  1. seandainya ini terjadi di 'sekitar' kita

    BalasHapus
  2. konyol sekaligus gentleman. Luar biasa, berani mempertanggung jawabkan omongannya

    BalasHapus

Posting Komentar

BAGAIMANA TANGGAPAN ANDA?

Postingan populer dari blog ini

Istilah Njawani; Filosofi Pedoman Perilaku

Filosofi Njawani dan Falsafah Jawa  - Diartikan sebagai orang Jawa yang hidup dengan nilai-nilai dan ajaran-ajaran leluhurnya. Banyak sekali orang yang berasal dari suku Jawa masih memakai tuntunan tersebut untuk bagaimana mereka berinteraksi dengan orang lain yang sesama suku ataupun berbeda budaya. Pedoman hidup untuk berperilaku, berpikir serta bagaimana cara untuk mencapai tujuan masyarakat Jawa pada umumnya diarahkan untuk tidak melukai sesama bahkan mengajak mereka untuk selaras.

7 Tokoh Terhebat Dalam Naruto Series

Dalam sebuah alur film, novel hingga komik (tak terkecuali Naruto) pastilah menyajikan unsur karakter sebagai tokoh dan watak untuk membawa maksud dari serangkaian jalan ceritanya. Pada dasarnya tokoh dan watak tersebut sengaja diciptakan menurut konsep dan garis takdir si penciptanya, namun dalam perkembangannya penggemar dapat dengan bebas menafsirkan siapa-siapa saja yang menurut mereka akan dikategorikan secara subjektif (di luar kehendak pengarang/plot). Tulisan ini (dengan segala keterbatasan) berusaha memaparkan sejumlah tokoh terhebat dalam Naruto series. Lho kenapa judulnya bukan 7 tokoh terkuat dalam komik Naruto? Karena dalam pemahaman saya mengenai seri Naruto ini, si pengarang dan penulis cerita berusaha untuk menunjukkan kehebatan sejumlah karakternya melalui watak, kekuatan dan kemasannya. Unsur kemasan watak dan karakter ini lah yang bagi saya menjadi daya tarik dan kekuatan utama dalam sebuah komik manapun. Langsung saja simak list berikut ini:

Kata Mutiara (Quotes) Terbaik Dalam Film Terkenal

Kata mutiara dalam sebuah film acapkali sengaja disematkan sebagai sarana penyampaian seni dan nilai-nilai kemanusiaannya. Bahwa menjadi penting ketika sebuah film mempunyai sebuah tuntunan hidup bagi para penontonnya. Tidak hanya sebagai hiburan saja, ratusan film yang telah kita tonton melalui dialog dan adegannya seringkali membekas serta berkesan di benak kita. Berikut beberapa kata mutiara (quotes) dari sejumlah film Barat ternama yang pernah hadir menghiasi pikiran penggemar: "Mereka mungkin mengambil hidup kita, tapi mereka tidak akan pernah mengambil kebebasan kita!" - Braveheart, 1995 "Nama saya adalah Maximus Decimus Meridius, komandan Pasukan Utara, Jenderal Legiun Felix, pelayan setia kaisar sejati, Marcus Aurelius. Ayah untuk anak laki-laki yang terbunuh, suami untuk istri yang terbunuh. Dan aku akan membalas dendamku, dalam kehidupan ini atau kehiduapn berikutnya" - Gladiator, 2000 "Aku tidak ingin bertahan, aku ingin hidup." - 12 Y...